Tampilkan postingan dengan label Epistemologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Epistemologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Desember 2016

Landasan Epistemologis Pendidikan

Epistemologi adalah cabang filsafat yang disebut juga teori mengetahui dan pengetahuan. Epistemologi sangat penting bagi para pendidik. Akinpelu (1988: 11) mengatakan bahwa area kajian epistemologi ada relevansinya dengan pendidikan, khususnya untuk kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Pencarian akan pengetahuan dan kebenaran adalah tugas utama baik dalam bidang filsafat/epistemologi maupun pendidikan. 

Jumat, 02 Desember 2016

Hubungan epistemologi dengan ilmu-ilmu lain

a.       Hubungan Epistemologi dengan Ilmu Logika. Ilmu logika adalah suatu ilmu yang mengajarkan tentang metode berpikir benar, yakni metode yang digunakan oleh akal untuk menyelami dan memahami realitas eksternal sebagaimana adanya dalam penggambaran dan pembenaran. 

Jenis-jenis pengetahuan

Jenis-jenis pengetahuan dapat dibedakan menjadi:
1.      Dari keilmiahannya
a.    Pengetahuan ilmiah, yang memiliki beberapa ciri pengenal sebagai berikut:

Metodologi memperoleh pengetahuan

Pengetahuan yang diperoleh oleh manusia melalui akal, indra, dan lain-lain mempunyai metode tersendiri dalam teori pengetahuan sebagai berikut.

Kamis, 01 Desember 2016

Sejarah Epistomologis

Keberadaan epistemologi sebagai cabang mandiri dari filsafat tidak terlalu banyak menyisakan alur sejarah yang panjang. Secara historis hal itu hanya dapat dilacak hingga abad ke-17 atau 18 M. Namun, kehadiran tema dan persoalan epistemologi memiliki jejak yang sangat sepuh setua usia tradisi filsafat di Yunani kuno. 

Selasa, 29 November 2016

Cakupan Epistomologi

a.   Cakupan pokok bahasan, yakni apakah subjek epistemologi adalah ilmu secara umum atau ilmu dalam pengertian khusus. Ilmu yang diartikan sebagai keumuman penyingkapan dan pengindraan adalah bisa dijadikan sebagai subjek dalam epistemologi. Terdapat empat persoalan pokok dalam epistemologi yaitu:

Pengertian Epistemologi - bagian 2

Manusia dengan latar belakang, kebutuhan-kebutuhan, dan kepentingan-kepentingan yang berbeda mesti akan berhadapan dengan pertanyaan-pertanyaan seperti dari manakah saya berasal? Bagaimana terjadinya proses penciptaan alam? Apa hakikat manusia? Tolok ukur kebaikan dan keburukan bagi manusia? Apa faktor kesempurnaan jiwa manusia? Mana pemerintahan yang benar dan adil? Mengapa keadilan itu ialah baik? Pada derajat berapa air mendidih? Apakah bumi mengelilingi matahari atau sebaliknya? Dan pertanyaan-pertanyaan yang lain.

Pengertian Epistemologi - bagian 1


Epistemologi atau teori pengetahuan cabang filsafat yang berurusan dengan hakikat dan lingkup pengetahuan, pengandaian-pengandaian, dan dasardasarnya, serta pertanggungjawaban atas pertanyaan mengenai pengetahuan yang dimiliki. Epistemologis membahas tentang terjadinya dan kesahihan atau kebenaran ilmu. Ilmu-ilmu yang dimiliki oleh manusia berhubungan satu sama lain dan tolok ukur keterkaitan ini memiliki derajat yang berbeda-beda. Sebagian ilmu merupakan asas dan fondasi bagi ilmu-ilmu lain, yakni nilai dan validitas ilmu-ilmu lain bergantung pada ilmu tertentu dan dari sisi ini, ilmu tertentu ini dikategorikan sebagai ilmu dan pengetahuan dasar.